0 0
Read Time:3 Minute, 24 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Breaking News! Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.910 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (4/3/2026). Melansir Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di level Rp16.910/US$ atau melemah sebesar 0,36%. Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan kemarin, Selasa (3/3/2026), rupiah berhasil menutup hari dengan penguatan tipis 0,03% ke posisi Rp16.850/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB, terpantau masih berada di zona hijau dengan kenaikan 0,15% ke level 99,200. // Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih banyak dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Situasi ini membuat ketidakpastian di pasar global meningkat tajam dan mendorong pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko. Di tengah kondisi tersebut, dolar AS kembali menguat karena masih dipandang sebagai aset safe haven.

Kenapa ini penting?

Minat investor terhadap dolar pun meningkat seiring pasar global bergerak ke mode risk-off. Tekanan di pasar juga muncul setelah serangan Israel dan AS ke sejumlah target di Iran memicu kekhawatiran baru terhadap lonjakan inflasi dan gangguan pasokan energi.

Harga minyak dan gas global pun melonjak setelah perang AS-Israel dengan Iran menghambat ekspor energi dari Timur Tengah. Serangan Teheran terhadap kapal dan fasilitas energi juga mengganggu jalur pelayaran di kawasan Teluk serta memaksa penghentian produksi di sejumlah negara, mulai dari Qatar hingga Irak. Kondisi ini pada akhirnya memperkuat permintaan terhadap dolar AS dan memberi tekanan pada mata uang negara lain, termasuk mata uang emerging markets seperti rupiah.

Meski demikian, pemerintah menilai bantalan fiskal Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi gejolak global tersebut. Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan APBN dirancang dengan prinsip prudent, disiplin, dan fleksibel, sehingga tetap memiliki ruang untuk merespons shock eksternal, termasuk yang dipicu lonjakan harga minyak dan tekanan nilai tukar. “Terkait jika terjadi shock yang bersumber dari global, maka ada buffer, ada cadangan fiskal yang dapat digunakan untuk memberikan bantalan terhadap gejolak-gejolak itu,” ujar Juda Agung dikutip dari rilis Kemenkeu pada Rabu (4/3/2026). Pemerintah juga mengungkapkan telah melakukan stress test terhadap berbagai skenario global, termasuk kenaikan harga minyak dan potensi pelemahan rupiah. Hasilnya, pada skenario yang dinilai masih plausible, defisit APBN disebut tetap terjaga di bawah 3% terhadap PDB.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *