Equityworld Futures Medan – Update pasar: Saham Paling Banyak Diborong Asing Sejak Pengumuman MSCI Januari Lalu | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Investor asing mencatatkan akumulasi pembelian pada saham-saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama satu bulan terakhir, merespons kebijakan penundaan (freeze) Morgan Stanley Capital International (MSCI). Di tengah kebijakan MSCI yang menunda penambahan saham standar baru dari Indonesia pada rebalancing periode bulan Februari kemarin, aliran dana asing terpantau berpusat pada saham big caps yang memiliki likuiditas tinggi. Berdasarkan data perdagangan satu bulan terakhir, sektor alat berat, perbankan, dan konglomerasi menjadi sasaran utama akumulasi.
PT United Tractors Tbk (UNTR) memimpin dengan net foreign flow mencapai Rp788,44 miliar, diikuti oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp668,20 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp499,60 miliar. Tren akumulasi ini mengindikasikan bahwa likuiditas dan kestabilan bisnis tetap menjadi proksi utama bagi penempatan modal asing di pasar saham Indonesia walaupun secara total Indonesia masih mengalami outflow sekitar Rp 11,23 triliun sejak pengumuman MSCI tersebut pada 28 Januari 2026.
Berikut adalah daftar 10 saham dengan Net Foreign Flow tertinggi dalam satu bulan terakhir: // Berdasarkan data perdagangan periode 27 Januari hingga 27 Februari 2026, arus masuk dana asing yang masif ini memberikan dampak yang bervariasi pada performa harga saham kesepuluh emiten tersebut. Sebagian besar saham memang mencetak apresiasi harga, Tapi beberapa di antaranya tetap mencatatkan koreksi. Kenaikan harga tertinggi dalam kurun waktu satu bulan dipimpin oleh PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 16,18% dari level Rp6.800 menjadi Rp7.900 per saham. Posisi diisi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dengan kenaikan 11,65%, diikuti oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 11,39%.
Bagaimana cara kerjanya?
Saham-saham blue chip lainnya seperti BMRI, ASII, BBRI, dan ADRO turut mencetak pertumbuhan moderat pada rentang 2,18% hingga 9,67%. Di sisi lain, tidak seluruh saham yang menjadi target akumulasi tersebut berujung pada kenaikan harga.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tercatat turun tipis sebesar 1,92%. Koreksi yang lebih tajam justru dialami oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang melemah 25,10% dari Rp1.295 menjadi Rp970, serta PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) yang turun hingga 29,40%.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah Ambruk Terhadap Dolar, Pengelola Dana Haji Harus Putar Otak
- → IHSG Pangkas Koreksi, Melemah 0,31% ke Level 8.209 | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Penyebab IHSG Pagi Ini Lompat 1,17%
