0 0
Read Time:2 Minute, 40 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: 10 Bank dengan Laba Terbesar di ASEAN, Singapura vs RI Saling Sikut | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah institusi perbankan terkemuka di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) telah merilis laporan keuangan terbaru mereka. Secara keseluruhan, kinerja laba bersih perbankan di kawasan ini menunjukkan hasil yang stabil di tengah berbagai dinamika makroekonomi global. Laporan dari berbagai negara, mulai dari Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, hingga Vietnam, memperlihatkan peta persaingan yang cukup ketat di sektor finansial regional. Untuk memfasilitasi perbandingan dan analisis yang lebih terukur secara setara, seluruh nilai laba bersih dari berbagai mata uang asal telah dikonversikan ke dalam denominasi Rupiah (IDR).

Berdasarkan kompilasi data perolehan laba bersih, bank-bank asal Singapura masih secara konsisten mempertahankan dominasi mereka di posisi puncak klasemen ASEAN. DBS Group menempati urutan pertama sebagai bank dengan laba terbesar di kawasan ini, mencatatkan angka sebesar S$10,93 miliar yang ekuivalen dengan Rp145,08 triliun.

Bagaimana cara kerjanya?

Posisi tersebut disusul secara berurutan oleh OCBC dan UOB di peringkat kedua dan ketiga, yang masing-masing membukukan laba sebesar Rp98,49 triliun dan Rp62,38 triliun. Sementara itu, industri perbankan Indonesia menunjukkan fundamental yang tangguh dengan mendominasi jajaran menengah ke atas. PT Bank Central Asia Tbk menempati posisi keempat secara regional, sekaligus memimpin di antara bank domestik Indonesia dengan perolehan laba Rp57,54 triliun. Angka ini diikuti secara ketat oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dan PT Bank Mandiri Tbk di posisi kelima dan keenam.

Kedua bank pelat merah yang merupakan bagian dari 47 entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia ini terus memperlihatkan kontribusi kinerja keuangan yang masif. Posisi ketujuh hingga kesembilan diisi oleh tiga bank besar asal Malaysia, yaitu Maybank, CIMB Group, dan Public Bank Berhad. Peringkat kesepuluh ditutup oleh Kasikorn Bank dari Thailand.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *