0 0
Read Time:2 Minute, 35 Second

Equityworld Futures Medan – IHSG Terseok, Asing Terciduk Serok Saham Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing membukukan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp 341,3 miliar pada perdagangan Kamis (26/2/2026). Total beli asing tercatat Rp 8,46 triliun dan total jual Rp 8,12 triliun, dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 16,58 triliun.

Secara sektoral, aliran dana asing terlihat dominan mengarah ke saham berbasis komoditas dan hilirisasi mineral. Emiten nikel dan pertambangan menjadi magnet utama. Di luar komoditas, asing turut mengoleksi saham perbankan berkapitalisasi besar sebagai proxy pertumbuhan ekonomi domestik. Beberapa saham infrastruktur dan industri juga tercatat mengalami akumulasi.

Apa manfaatnya?

Trimegah Bangun Persada (NCKL) menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp 648,2 miliar. Kemudian diikuti oleh Impack Pratama Industri (IMPC) Rp 274,4 miliar dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 172,3 miliar.

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin: Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan di zona merah. Kendati demikian IHSG berhasil memangkas koreksi sebelum menutup perdagangan. IHSG ditutup turun 86,97 poin atau -1,05% ke level 8.235,26.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *