Prospek Pasar menurut PT Equityworld Futures: Emas Siap Cetak Rekor Baru?
0 0
Read Time:3 Minute, 26 Second

Equityworld Futures Medan – Equityworld EWF Medan | Bruk! Harga Emas Tiba-Tiba Ambruk Hampir 2% dalam 24 Jam, Ada Apa?. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas dan perak kompak tersungkur usai kenaikan selama empat hari beruntun. Harga emas turun dari level tertinggi tiga minggu karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan aksi ambil untung.

Pada Selasa (24/2/2026), harga emas dunia anjlok 1,6% ke US$5.147,80 per troy ons. Kejatuhan harga emas ini telah mematahkan kenaikan harga emas yang terjadi selama empat hari beruntun pada sesi sebelumnya dengan penguatan 7,3%.

Apa manfaatnya?

Pelemahan ini juga menyeret harga emas ke level US$ 5.100. Pada perdagangan hari ini Rabu (25/2/2026) hingga pukul 06.26 WIB, harga emas dunia di pasar spot melemah 0,33% di posisi US$5.130,59 per troy ons. // Harga emas turun pada hari Selasa, melemah dari level tertinggi tiga minggu karena aksi ambil untung dan penguatan dolar AS yang menekan harga emas, sementara para pelaku pasar tengah menunggu kejelasan tentang rencana tarif AS dan hasil pembicaraan antara Washington dan Teheran.

Pada perdagangan Rabu (25/2/2026), indeks dolar AS (DXY) menguat 0,18% di level 97,88. Penguatan terjadi usai pelemahan selama dua hari beruntun. Dolar AS yang naik, membuat emas batangan yang dihargai dolar AS lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. “Harga emas sudah cenderung naik lagi, jadi saya menduga ini hanya koreksi penurunan,” menurut Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals, menambahkan bahwa dolar yang lebih tinggi juga memiliki pengaruh negatif pada harga, dikutip dari Reuters. Harga emas mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terakhir pada awal sesi perdagangan, setelah Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menaikkan bea masuk menjadi 15% menyusul putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa penggunaan undang-undang darurat untuk memberlakukan tarif melampaui wewenangnya.

Tapi AS pada Selasa memberlakukan tarif 10% untuk semua barang yang tidak dikecualikan, seperti yang pertama kali diumumkan oleh Trump pada Jumat. Sementara itu, Iran dan AS akan mengadakan putaran ketiga pembicaraan nuklir pada hari Kamis di Jenewa, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang risiko konflik militer antara kedua negara yang telah lama bermusuhan tersebut. “Anda masih memiliki permintaan aset safe-haven yang kuat, dengan ketegangan Iran-AS dan ketidakpastian tarif yang membatasi penjualan emas, menjaga fundamental tetap mendukung. Tetapi ketika harga mendekati rekor tertinggi, mereka akan menghadapi resistensi yang kuat, dan mendorong ke level tertinggi baru kemungkinan akan membutuhkan katalis geopolitik baru,” ujar Wyckoff. Emas, aset safe-haven tradisional, cenderung diuntungkan di saat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *