0 0
Read Time:2 Minute, 43 Second

Equityworld Futures Medan – Equityworld EWF Medan | Rupiah Menguat Jelang Akhir Pekan, Dolar AS Turun Jadi Rp16.860. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (20/2/2026). Melansir data Refinitiv, rupiah menutup perdagangan di level Rp16.860/US$ atau menguat tipis 0,06%. Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya juga ditutup menguat.

Sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, rupiah sejatinya sudah menguat 0,18% di level Rp16.840/US$. Tapi pergerakan rupiah sempat berbalik arah dan masuk zona merah dengan melemah 0,21% hingga menyentuh Rp16.905/US$, sebelum akhirnya kembali menguat dan ditutup di zona hijau. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,03% ke level 97,901.

Bagaimana cara kerjanya?

Meski terkoreksi sore ini, pada perdagangan sebelumnya DXY ditutup menguat 0,23%. // Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi kombinasi sentimen domestik dan global. Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mengumumkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami defisit US$1,5 miliar atau 0,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) sepanjang 2025. Defisit tersebut lebih rendah dibanding 2024 yang mencapai US$8,6 miliar atau 0,6% dari PDB. “Perkembangan ini dipengaruhi oleh peningkatan surplus neraca perdagangan barang seiring dengan kinerja ekspor yang meningkat, khususnya ekspor produk manufaktur,” dikutip dari siaran pers BI, Jumat (20/2/2026).

Menyempitnya defisit NPI juga ditopang surplus neraca pendapatan sekunder yang lebih tinggi, seiring meningkatnya penerimaan remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI). Adapun pada kuartal IV-2025, NPI tercatat surplus US$6,1 miliar, ditopang perbaikan transaksi berjalan serta kenaikan remitansi PMI.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *