Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Equityworld EWF Medan | PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Turun 1%, Pasar Tunggu Pembicaraan AS–Iran & Tarif Trump. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak turun lebih dari 1% pada Senin (23/2), seiring pasar menilai peluang meredanya ketegangan setelah AS dan Iran bersiap menggelar putaran ketiga pembicaraan nuklir. Di saat yang sama, kebijakan kenaikan tarif terbaru Presiden AS Donald Trump menambah ketidakpastian terhadap pertumbuhan global dan prospek permintaan energi. Pada pukul 08:49 GMT, Brent turun 73 sen atau 1% ke US$71,03 per barel, sementara WTI melemah 75 sen atau 1,1% ke US$65,73 per barel.
Penurunan terjadi setelah reli pekan lalu, ketika kekhawatiran konflik militer mendorong Brent dan WTI naik lebih dari 5%. Analis menilai fokus pasar sekarang terpecah.
Kenapa ini penting?
Menjelang pembicaraan nuklir yang baru berlangsung Kamis di Jenewa, perhatian investor juga tertuju pada dampak putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sebagian tarif impor dan respons pemerintah setelahnya. Otoritas Bea Cukai AS menyatakan pemungutan tarif di bawah dasar hukum IEEPA akan dihentikan mulai Selasa dini hari waktu setempat. Tapi ketidakpastian tarif belum hilang.
Trump mengatakan pada akhir pekan bahwa ia akan menaikkan tarif sementara impor AS dari 10% menjadi 15% untuk semua negara—level maksimum yang disebut diizinkan dalam kerangka hukum tersebut—setelah program tarif sebelumnya dipatahkan pengadilan. Kombinasi “aturan berubah cepat” ini memicu sentimen hati-hati di pasar. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Oman menyebut putaran ketiga pembicaraan nuklir AS–Iran akan digelar pada Kamis.
Iran dikabarkan siap menawarkan konsesi terkait program nuklirnya dengan imbalan pelonggaran sanksi dan pengakuan atas hak pengayaan uranium. Jika negosiasi mengarah ke de-eskalasi, premi risiko geopolitik di harga minyak bisa berkurang—tetapi jalur tarif AS tetap berpotensi menahan sentimen permintaan.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Freeport Perpanjang Kontrak, Saham Pemerintah Akan Bertambah
- → Setahun Pemerintahan Prabowo, Laba BUMN Melonjak 4 Kali Lipat
- → Kenaikan Harga Emas Dunia Pengaruhi Industri Perhiasan Lokal
