Equityworld Futures Medan – Equityworld EWF Medan | Ada Transaksi Rp 1,8 Triliun di Saham Konglomerat, Pelakunya Terungkap. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Pada perdagangan kemarin, Senin (23/2/2026), ada transaksi jumbo di Emiten pengelola Mayapada Hospital, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). Tidak tanggung-tanggung, pasar negosiasi mencatat nilai transaksi Rp 1,83 triliun. Sebanyak 134,3 juta saham berpindah tangan dengan harga 13.600.
Samuel Sekuritas menjadi broker yang memfasilitasi transaksi crossing tersebut. Mengutip data kepemlikan saham dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sekuritas berkode IF tidak tercatat sebagai pemilik saham SRAJ dengan besaran lebih dari 5%. Adapun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan mengenai tujuan transaksi jumbo tersebut.
Apa manfaatnya?
SRAJ pada perdagangan kemarin tidak bergerak di level 16.000. Tapi sebagai informasi, dalam satu tahun terakhir saham SRAJ sudah naik 570,89%. Pada Februari tahun lalu, saham SRAJ masih bertengger di level 2.370.
Sementara itu, penerima manfaat terakhir saham SRAJ adalah Jonathan Tahir, anak dari konglomerat Dato Sri Tahir, hasil pernikahan dengan Rosy yang merupakan anak dari konglomerat grup Lippo, Mochtar Riady.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Kenaikan Harga Emas Dunia Pengaruhi Industri Perhiasan Lokal
- → Equityworld EWF Medan | Breaking! Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp16.840
- → Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Ini Saat IHSG Koreksi
