Equityworld Futures Medan – Equityworld EWF Medan | BBCA Makin Ditinggal Asing! Net Sell Rp 16 T, Saham Turun Nyaris 10%. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi satu emiten dengan tekanan jual asing terbesar sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data perdagangan periode 1 Januari hingga 20 Februari 2026, BBCA mencatatkan net foreign Rp 16,26 triliun. Dalam periode tersebut, nilai beli asing (foreign buy) di BBCA tercatat sekitar Rp33,8 triliun. Tapi nilai jual asing (foreign sell) mencapai Rp50,06 triliun.
Alhasil BBCA menjadi saham dengan aksi jual bersih asing terbesar di pasar reguler sepanjang tahun berjalan. Posisi net sell BBCA bahkan jauh di atas urutan dua, yakni Bumi Resources (BUMI) yang sebesar Rp 7,71 triliun. Seiring derasnya arus keluar dana asing tersebut, harga saham BBCA juga tertekan.
Kenapa ini penting?
Secara year to date (ytd), saham bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia ini turun 9,97% ke level Rp 7.225 per saham. Pada perdagangan intraday 29 Januari 2026, saham BBCA sempat turun hingga ke level 6.375. Sebagai informasi terakhir kali BBCA menutup perdagangan di level 6.300-an adalah pada Agustus 2021.
Adapun dalam perkembangan terbaru, sepanjang bulan berjalan BBCA juga masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Pertama Kali dalam Sejarah, Perusahaan Ini Bagi Dividen Pakai Kripto
- → Equityworld EWF Medan | BI Rate Ditahan 4,75% pada Februari 2026, Ini Alasannya!
- → Equityworld EWF Medan | Dukung Ekonomi Sirkular, BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas di Lingkungan Kantor
