0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Equityworld EWF Medan | BI Menilai Nilai Tukar Rupiah Masih Undervalued yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

BANK Indonesia (BI) menilai nilai tukar rupiah masih undervalued atau dinilai lebih rendah dibandingkan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan faktor fundamental menunjukkan rupiah semestinya cenderung menguat. Adapun pada Rabu, 18 Februari 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp 16.880 per dolar Amerika Serikat atau melemah 0,56 persen dibandingkan level akhir Januari 2026.

“Faktor fundamental, yaitu indikator inflasi, pertumbuhan ekonomi, imbal hasil maupun juga indikator-indikator lain yang semuanya menunjukkan berbagai faktor-faktor fundamental, itu menunjukkan rupiah mestinya akan lebih stabil dan cenderung menguat,” kata Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur pada Kamis, 19 Februari 2026. Menurut Gubernur BI, tekanan terhadap nilai tukar saat ini lebih diakibatkan oleh faktor teknikal, khususnya premi risiko yang terjadi di pasar global.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *