Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Equityworld EWF Medan | Dolar AS Perkasa di Asia, Bos BI Ungkap Penyebabnya!. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, CNBC Indonesia-Situasi pasar keuangan global masih diliputi oleh ketidakpastian yang muncul dari Amerika Serikat (AS). Hal ini terlihat pada pergerakan aliran modal hingga perkembangan nilai tukar.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, ruang penurunan suku bunga acuan AS atau Fed Fund Rate masih terbuka seiring dengan pasar tenaga kerja yang masih lemah. Sementara US Treasury tenor panjang tetap tinggi karena peningkatan risiko fiskal AS. “Aliran modal ke negara berkembang terjadi selektif, terutama ke saham dan obligasi jangka pendek,” jelasnya dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).
Indeks Dolar AS secara umum melemah terhadap mayoritas mata uang, kecuali di Asia. Sementara permintaan emas terus meningkat. “Indeks dolar AS khususnya di negara Asia , di Asia DXY justru menguat dengan perkembangan nilai tukar di China,” ujarnya “Ke depan ketidakpastian global tetap tinggi sehingga perlu kewaspadaan dan respons kebijakan untuk dorong pertumbuhan lebih tinggi,” kata Perry.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Luhut Usul ke Prabowo: Pasar Modal RI Dipimpin Sosok Anak Muda
- → Equityworld EWF Medan | Dua Direksi Emiten Tommy Soeharto Mundur, Ada Apa?
- → Equityworld EWF Medan | Prabowo Ungkap Laba BUMN Naik 4 Kali Lipat Dalam Setahun
