Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Equityworld EWF Medan | IHSG Berpotensi Menguji Level 8.300 Menjelang Rilis BI Rate. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
EQUITY Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Hari Rachmansyah memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal menguji level resistance 8.300 dengan level support 8.129 selama periode 18-20 Februari 2026. Dia mengatakan pergerakan IHSG pekan ini salah satunya akan dipengaruhi oleh pengumuman suku bunga acuan atau BI Rate oleh Bank Indonesia. “Sentimen kebijakan suku bunga juga menjadi faktor penting karena berpotensi menggerakkan sektor perbankan dan properti, seiring ekspektasi stabilitas likuiditas dan permintaan kredit,” ucap Hari dalam siaran pers, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.
Adapun Bank Indonesia dijadwalkan menggelar Rapat Dewan Gubernur pada 18-19 Februari 2026. Faktor lainnya yaitu sentimen fundamental dari rilis laporan keuangan tahunan 2025 yang secara umum memberikan katalis positif, terutama bagi emiten dengan pertumbuhan laba solid dan margin yang terjaga.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BRI Life Catat Kenaikan Laba 25,4% di 2025, Premi Tembus Rp 3,3 T
- → Danantara Taruh 50% Investasi di Saham dan Obligasi
- → Usai Bertemu Prabowo, Saham Konglo Beterbangan
