Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Sepekan Naik 32,48%, Ada Kabar Terbaru dari Saham BIPI | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mencatat transaksi jumbo di pasar negosiasi pada perdagangan Rabu (26/2/2026). Berdasarkan data perdagangan, terdapat transaksi negosiasi di saham BIPI dengan harga rata-rata Rp 1.400 per saham. Dari sisi penjual, Mandiri Sekuritas melepas 962,5 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,35 triliun. Maybank Sekuritas juga tercatat melepas 4 juta lot senilai Rp 5,6 miliar pada harga yang sama. Sementara dari sisi pembeli, Mandiri Sekuritas menyerap 600,06 juta saham senilai Rp 849,1 miliar di.
CGS International memborong 300,56 juta saham senilai Rp 498,4 miliar dan sisanya atau 4 juta saham diambil Sucor Sekuritas dengan nilai Rp 5,6 miliar. Jika ditotal, nilai transaksi di pasar negosiasi tersebut mencapai sekitar Rp 1,35 triliun dengan seluruhnya terjadi di harga Rp 1.400 per saham. Transaksi ini dilakukan setelah diketahui Bakrie Capital Indonesia membeli 3,82 miliar saham BIPI di harga Rp 248. Transaksi senilai Rp 948 miliar tersebut terjadi pada 24 Februari 2026.
Mengutip keterbukaan informasi, Jumat (27/2/2026), Bakrie Capital melakukan pembelian saham BIPI dengan tujuan investasi. Setelah transaksi Bakrie Capital menggenggam 6% saham BIPI dari sebelumnya 0%. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), porsi pemilik saham BIPI tidak ada yang berubah setelah Bakrie Capital masuk. PT Indotambang Perkasa masih menggenggam 19,39%, CGS International Securities Singapore 12,71%, dan PT Victoria Investama Tbk 11,4%. Adapun penerima manfaat akhir saham BIPI adalah Halim Jusuf.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Loyo Lagi, Gagal Memanfaatkan Kelemahan “Musuh Abadi”
- → Saham BIPI Terbang 19% Usai Grup Bakrie Masuk Jadi Investor | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Update Harga Emas Antam Terbaru 17 Februari 2026
